Transformator daya yang di gunakan di gardu induk, terdapat minyak trafo yang berfungsi untuk memisahkan secara listrik kumparan primer dengan kumparan sekunder agar tidak terjadi tegangan tembus. Minyak trafo yang digunakan yaitu berbahan baku minyak dari hasil tambang bumi, akan tetapi dapat kita ketahui bahwa minyak bumi tidak dapat diperbaharui. Salah satu upaya yang dapat di lakukan untuk meminimalisir penggunaan minyak bumi agar persediaan minyak bumi tidak berkurang yaitu dengan menggunakan minyak nabati sebagai alternatif pengganti isolasi cair. Minyak nabati secara kimiawi kurang stabil dan memiliki viskositas yang tinggi. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan minyak jarak agar bisa digunnakan sebagai alternatif pengganti minyak transformator. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah melakukan pengamatan langsung terhadap objek yang diteliti untuk mengamati keadaan yang sebenarnya di lapangan. Hasil yang telah di peroleh, kadar air adalah 2,38 mg/kg, Massa jenis adalah 0,911 gr/cm³, nilai viskositas adalah 48,70 cSt dan nilai tegangan tembus adalah 34,47 kV. Dari hasil tersebut berdasarkan spesifikasi minyak isolasi cair baru transformator bahwa minyak jarak masih belum memenuhi standar dilihat dari nilai viskositas dan massa jenis.
Copyrights © 2022