Menurut Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Ponorogo, komoditi pepaya di Kabupaten Ponorogo tahun 2018 mencapai 91.408 Kuintal dengan perkiraan harga sebesar Rp. 4.000/kg. Pengolahan pepaya sebagai produk agribisnis penting dilakukan karena pepaya memiliki sifat yang mudah rusak atau mudah busuk sehingga perlu pengawetan untuk memperpanjang masa simpan dan sejauh ini pepaya lebih banyak dikonsumsi dalam bentuk buah. Masyarakat desa Pandak Balong banyak yang membudidayakan buah pepaya di perkebunannya. Masyarakat masih cenderung menjual sebatas buah saja. Melalui program KKN Universitas Muhammadiyah Ponorogo dengan metode pengumpulan data dalam bentuk survey, pengamatan, dan terjun langsung. Dengan hasil capaian kami menginovaiskan buah pepaya menjadi manisan. inovasi menjadi manisan menjadikan buah pepaya lebih tahan lama, memiliki cita rasa yang berbeda, dan kemasannya lebih praktis. Dengan adanya produk olahan “Sweet Papaya” (manisan pepaya) akan meningkatkan nilai jual buah pepaya dan perekonomian masyarakat desa Pandak dapat berkembang dan meningkat lagi.
Copyrights © 2023