Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan peningkatan kemampuan literasi matematika siswa menggunakan model pembelajaran Problem Base Learning dengan siswa yang men menggunakan model Think Pair Share (TPS). Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain Nonequivalen Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 17 Tangerang dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas 7.3 dan 7.4. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik tes uraian. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan N-Gain menunjukkan bahwa pembelajaran Problem Based Learning dan Think Pair Share dapat meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa. Untuk materi persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel model pembelajaran ProblemBased Learning mampu meningkatkan kemampuan literasi matematika lebih baik dibandingkan dengan Think Pair Share
Copyrights © 2024