Dalam motif yang dilakukan orang tua over protection identiknya dengan sarana pengekangan akan tindakan yang akan dilakukan atau bahkan belum terpikirkan dilakukan oleh anak. Anak yang memiliki kepribadian senang akan pengekangan dan manjaan dari orang tuanya akan bertindak patuh atas perintah dari orang tuanya. Berbeda lagi dengan anak yang berkepribadian bebas akan merasa terkungkung dan akan melakukan pemberontakan pada orang tuanya. Tidak jarang juga orang tua yang overprotection ini akan melakukan kekerasan verbal maupun non verbal pada anaknya yang melawan perintah. Pola asuh satu arah atau cenderung ke represif diterapkan dalam pengasuhan overprotection. Fokus penelitian ini adalah pada motif yang mendasari orang tua melakukan pola sosialisasi over protection. Pendekatan dari penelitian ini adalah kualitatif dengan pisau bedah teori motif sosial dari Alfred Schutz. Alur penelitian yang digunakan dengan melihat kondisi objektif dari orang tua yang menjalankan pola sosialisasi overprotection. Kemudian, baru dapat dianalisis dari kacamata motif sebab dan tujuannya. Hingga muncul berbagai macam tindakan yang dilakukan orang tua overprotection.
Copyrights © 2024