Peneliti melihat dalam laporan keuangannya terdapat ketidak sesuaian penyajian antara laporan keuangan tersebut dengan aturan pedoman akuntansi pesantren. Dalam menjalankan kegiatannya pondok pesantren mendapatkan dana dari berbagai sumber baik internal dan eksternal, Yaitu yang berasal dari kontribusi santri berupa pembayaran pendaftaran, SPP, infaq dari masyarakat, atau bantuan dari pemerintah depertemen keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pencatatan dan penyajian laporan keuangan pondok pesantren Al-Jauharen dan bagaimana penerapan pedoman akuntansi pesantren pada laporan keuangan pondok pesantren Al-Jauharen. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah Proses pencatatan dan penyajian laporan keuangan pondok pesantren Al-Juahren masih terbilang sederhana yang mana pondok pesantren membuat laporan keuangan yang berbentuk RAB, uang kas masuk pendapatan dan pengeluaran.
Copyrights © 2025