Penelitian ini mengkaji strategi pemberdayaan masyarakat berbasis mitigasi bencana yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur di Desa Tambak Sawah, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Program pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai bencana, seperti banjir, angin puting beliung, dan kebakaran. Melalui pelatihan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk ketua RT, RW, LPMD, PKK, dan Karang Taruna, serta kolaborasi lintas lembaga, program ini berfokus pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat dalam mitigasi bencana. Selain itu, evaluasi fasilitas dan dukungan berupa bantuan transportasi turut mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat ini efektif dalam membangun kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana, serta memperkuat ketangguhan desa dalam menghadapi risiko bencana.
Copyrights © 2025