Penelitian ini menganalisis dampak kemiskinan ekstrem terhadap kapabilitas masyarakat di Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi dokumentasi dan analisa mendalam dari halaman web Desa Napan untuk mengeksplorasi kondisi sosial-ekonomi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan ekstrem membatasi akses masyarakat terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan peluang ekonomi. Faktor geografis, minimnya infrastruktur, serta keterbatasan sumber daya lokal memperparah kondisi ini. Ketidakmampuan masyarakat memenuhi kebutuhan dasar berdampak pada rendahnya partisipasi sosial dan kemampuan mereka untuk meningkatkan kualitas hidup. Studi ini merekomendasikan pendekatan berbasis pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan akses pendidikan, penyediaan pelatihan keterampilan, dan pengembangan infrastruktur lokal untuk mendukung pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025