Latar Belakang : Pendidikan karakter di sekolah dasar merupakan aspek penting dalam pembentukan kepribadian dan moral siswa. Menurut UNESCO (2019), pendidikan karakter berperan dalam membangun individu yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki nilai-nilai moral yang kuat. Di Indonesia, pendidikan karakter menjadi semakin relevan mengingat tantangan sosial dan budaya yang dihadapi oleh generasi muda. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kearifan lokal dapat digunakan sebagai alat untuk memperkuat Pendidikan karakter di sekolah dasar. Dengan memahami dan menghargai kearifan lokal, siswa diharapkan dapat mengembangkan sikap positif, seperti rasa hormat, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Metode : Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan untuk menggali pemahaman mendalam mengenai penerapan kearifan lokal dalam pendidikan karakter di sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan orang tua, serta observasi langsung di beberapa sekolah dasar yang telah menerapkan kearifan lokal dalam kurikulum mereka. Metode ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk mendapatkan perspektif yang lebih luas dan mendalam tentang bagaimana kearifan lokal diintegrasikan ke dalam praktik pendidikan sehari-hari. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kearifan lokal dalam pendidikan karakter di sekolah dasar memiliki dampak positif yang signifikan. Salah satu temuan utama adalah bahwa siswa yang terlibat dalam kegiatan berbasis kearifan lokal menunjukkan peningkatan dalam sikap sosial dan emosional. Misalnya, siswa yang belajar tentang tradisi gotong royong dari budaya lokal mereka cenderung lebih aktif dalam berpartisipasi dalam kegiatan sosial di sekolah dan masyarakat. Kesimpulan: Kearifan lokal memiliki peran yang sangat penting dalam penguatan pendidikan karakter bagi siswa sekolah dasar. Penerapan kearifan lokal dalam pendidikan karakter dapat meningkatkan sikap sosial dan emosional siswa, serta memperkuat hubungan antara sekolah, rumah, dan masyarakat.
Copyrights © 2023