Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam pertumbuhan perekonomian suatu daerah. Perkembangan UMKM khususnya di Madura cukup baik yang didukung dengan adanya jembatan Suramadu. UMKM menjadi salah satu solusi dan pendorong kondisi perekonomian yang lebih stabil. UMKM memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. UMKM ini memiliki hubungan yang erat dengan ekonomi kreatif. Saat ini, pelaku usaha dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam pengembangan usahanya, baik dari segi produk, pemasaran, distribusi, maupun sistem lainnya Sehingga, penelitian ini mencoba melakukan peramalan tingkat pertumbuhan ekonomi kreatif di Madura. Peramalan dapat memantau fluktuasi pertumbuhan ekonomi kreatif suatu daerah yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah. Penelitian ini menggunakan metode Long Short-Term Memory (LSTM) untuk prediksi jumlah UMKM. Hasil dari peramalan ini adalah nilai MAPE terbaik yaitu 0,0184 % didapatkan dari kombinasi parameter epochs 500, batch size 4, dan neuron hidden 30, serta dengan learning rate 0,1 dan pembagian data training : data testing yaitu 70 % : 30 %. Kesimpulan yang didapatkan adalah peramalan Jumlah UMKM dengan metode Long Short-Term Memory mempunyai kinerja bagus karena nilai MAPE berada di bawah 10%.Kata kunci: Peramalan, Long Short Term Memory (LSTM), Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM).
Copyrights © 2024