Studi ini menilai partisipasi pemilih disabilitas dalam sosialisasi dan pelaksanaan Pemilu 2024 di Kabupaten Sidoarjo dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasilnya menunjukkan hanya 100 dari 5.855 penyandang disabilitas yang menghadiri sosialisasi, sementara 1.075 orang (18,36%) menggunakan hak pilihnya. Hambatan utama meliputi keterbatasan aksesibilitas, lokasi yang kurang strategis, dan minimnya pemahaman tentang pentingnya pemilu. Upaya peningkatan partisipasi dilakukan melalui penyediaan alat bantu (Braille), pendampingan KPPS, dan pengantaran surat suara. Meski ada adaptasi, kendala akses fisik dan distribusi informasi masih menjadi tantangan. Menggunakan indikator efektivitas Richard M. Steers (pencapaian tujuan, integrasi, adaptasi), studi ini menyoroti perlunya strategi pemilu yang lebih inklusif.
Copyrights © 2025