Salah satu jenis cemilan yang sudah banyak beredar dikalangan masyarakat adalah “Molring” yang saat ini sedang dikembangkan oleh salah satu pengusaha UMKM di kota Tasikmalaya. UMKM tersebut berlokasi di Kampung Rawagirang Desa Linggamulya Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya. Molring merupakan singkatan dari cimol kering alias bahan cimol dengan bahan utama tepung tapioka dan tepung terigu yang digoreng kering hingga menyerupai keripik. UMKM Molring tergolong sudah lama berdiri dan berkembang pesat di berbagai daerah, namun kurangnya konsumen atau pelanggan di karenakan banyaknya UMKM yang memproduksi molring serupa di Tasikmalaya, hal ini merupakan salah satu permasalahan dalam penelitian ini sehingga diperlukan analisis manajemen risiko mengenai UMKM molring tersebut. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai risiko yang dihadapi termasuk risiko pasar, risiko keuangan, risiko pemasaran, risiko operasional, risiko SDM dan risiko Hukum. Matriks risiko dan Analisis SWOT juga digunakan untuk memperoleh berbagai risiko yang dialami serta dapat memberikan solusi terhadap risiko tersebut sehingga UMKM molring tersebut dapat bertahan untuk mencapai kesuksesan suatu usaha.
Copyrights © 2024