Penelitian ini untuk menganalisis risiko pedagang seblak dalam menghadapi persaingan pasar, khususnya warung seblak Teh Neng di Kecamatan Pacet. Menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus melalui wawancara dan pengamatan secara langsung di lokasi warung Seblak Teh Neng dan warung seblak sekitarnya. Hasil analisis didapatkan 6 risiko utama yang signifikan, yaitu: (1) Risiko pasar: persaingan harga, dan preferensi selera pelanggan. (2) Risiko keuangan: fluktuasi harga bahan baku dan pengelolaan kas warung. (3) Risiko pemasaran: ketidakefektifan strategi pemasaran, dan tren pemasaran digital. (4) Risiko Operasional: kualitas produk, ketergantungan pada pemasok, dan kesalahan oleh manusia. (5) Risiko sumber daya manusia: keterbatasan waktu tenaga pemilik warung dalam mengelola semua aspek bisnis (produksi, pelayanan, pemasaran) dan kurangnya keterampilan tenaga kerja pengganti. (6) Risiko hukum: peraturan pemerintah, dan peselisihan hukum. Analisis SWOT memberikan wawasan mengenai posisi kompetitif usaha seblak untuk mampu diidentifikasikan dalam merumuskan langkah strategi mitigasi yang tepat agar penanganan risiko dilakukan dengan mengoptimalkan keunggulan kompetitif dan inovasi dari produk seblak yang dijual.
Copyrights © 2024