Tarantula merupakan serangga yang termasuk ke dalam Arachnida besar dan berbulu, atau lebih dikenal dengan keluarga laba-laba besar dan berbulu. Tarantula mulai masuk dan dikenal oleh pecinta hewan di Indonesia mulai tahun 2009. Seiring berjalannya waktu tarantula yang diperjual belikan semakin beraneka jenis. Baik dari hasil ternak para breeder maupun dari hasil impor dari negara lain. Banyak dari penggemar hewan eksotis di Indonesia yang menjadikan Tarantula sebagai hewan peliharaan. Permintaan pasar Tarantula di Indonesia mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Tarantula kini telah menjadi pilihan primadona bagi para penggemar hewan eksotis di Indonesia. Proyek Manajemen risiko ini dilatar belakangi oleh munculnya bisnis hewan yang harus diperhatikan pengembangannya dalam perekonomian Indonesia, terutama usaha seperti jual beli tarantula yang berpotensi besar di pasar hewan eksotis. Dengan meningkatnya kesadaran akan munculnya persaingan yang ketat di industri hewan eksotis ini, penting bagi pelaku bisnis untuk menerapkan strategi manajemen risiko yang efektif guna mengidentifikasi dan mengelola berbagai tantangan yang di hadapi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan pasar pada bisnis Tarantula dengan fokus studi kasus di Spider Lover Pet Shop Kota Bandung, sebuah pembisnis Tarantula yang berkembang pesat di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara, observasi, dan analisis data sekunder untuk mengidentifikasi Perkembangan pasar yang dilakukan oleh Spider Lover Pet Shop. Serta mengetahui risiko – risiko yang didapatkan baik risiko kecil maupun risiko besar
Copyrights © 2024