Studi ini dilakukan dengan tujuan mengevaluasi dampak elemen seperti struktur kepemilikan, atribut perusahaan, dan Good Corporate Governance (GCG) melawan kinerja keuangan, memanfaatkan struktur modal untuk memoderasi kinerja perusahaan di subsektor logam dan jenis bisnis lainnya. Data untuk penelitian ini diperoleh dari laporan tahunan organisasi, publikasi resmi, serta sumber-sumber lainnya. Studi ini berfokus pada perusahaan logam serta subsektornya pada Bursa Efek Indonesia dari 2019 hingga 2023. Selama periode pengamatan, subjek penelitian terdiri dari enam perusahaan dalam subsektor logam yang tersedia di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perangkat lunak SmartPLS digunakan untuk melakukan analisis data, dan sampel dipilih secara acak. Hasil studi menunjukkan bahwa karakteristik perusahaan, struktur kepemilikan, dan GCG tidak memiliki dampak besar pada kinerja keuangan, langsung atau melalui peran moderasi struktur modal.
Copyrights © 2024