Permasalahan sampah yang selalu meningkat setiap tahun memerlukan solusi. Salah satu pemanfaatan sampah organic dengan membuatnya menjadi ecoenzym. Ecoenzym dibuat dengan mencampurkan kulit buah/sayur yang difermentasikan dengan gula. Lama/waktu fermentasi yang dibutuhkan akan berpengaruh terhadap kualitas penghambatan terhadap bakteri. Salah bakteri bakteri gram negative yaitu Eschericia coli. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji efektivitas ecoenzym yang paling baik penghambatannya terhadap E. coli dengan waktu fermentasi yang berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen di laboratorium. Prosedur penelitian meliputi pembuatan eco enzyme dengan lama fermentasi 3, 4 dan 5 bulan, uji efektivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi sumuran. Penentuan pengaruh lama fermentasi dilihat dari luas daerah hambat yang terbentuk di sekitar lubang sumuran. Semakin luas daerah hambat maka semakin efektif eco enzym tersebut dalam menghambat bakteri Eschericia coli. Hasil penelitian menunjukan bahwa ecoenzym dengan lama fermentasi 5 bulan menunjukan hasil paling baik dengan diameter daya hambat sebesar 17,6 mm.
Copyrights © 2025