Perdagangan internasional memainkan peran penting dalam aliran modal antarnegara, yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur di negara penerima. Pada tahun 2022, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara penerima aliran modal terbesar di Asia Tenggara, yang berkontribusi pada percepatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan regional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh indeks pembangunan manusia, indeks pembangunan teknologi, informasi dan komunikasi, keterbukaan ekonomi, dan jumlah penduduk secara parsial maupun simultan terhadap aliran modal (capital inflow) dan . Data yang digunakan adalah data sekunder runtun waktu dari tahun 2017 hingga 2023 pada 34 provinsi di Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan model Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, indeks pembangunan manusia, indeks pembangunan teknologi, informasi dan komunikasi, keterbukaan ekonomi, serta jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap capital inflow. Secara parsial, indeks pembangunan manusia dan keterbukaan ekonomi menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap capital inflow, sementara indeks pembangunan teknologi, informasi dan komunikasi memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan, dan jumlah penduduk berpengaruh negatif serta tidak signifikan terhadap capital inflow.
Copyrights © 2025