Penelitian ini mengkaji peran model pembelajaran School Culture dan struktur sosial dalam menyokong pendidikan multikultural dan moderasi beragama. Di masyarakat yang beragam, sekolah berfungsi sebagai lingkungan penting untuk menumbuhkan pemahaman dan rasa hormat di antara siswa dari berbagai latar belakang budaya dan agama. Konsep budaya sekolah, yang mencakup nilai, praktik, dan norma yang dibagikan, secara signifikan memengaruhi bagaimana siswa berinteraksi dengan keragaman. Sementara itu, struktur sosial di dalam sekolah, termasuk hubungan antara sesama siswa, guru, dan administrator, membentuk persepsi siswa tentang multikulturalisme dan toleransi agama. Penelitian ini menyelidiki bagaimana interaksi antara budaya sekolah dan struktur sosial dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung kesadaran multikultural dan moderasi beragama. Melalui tinjauan pustaka yang relevan, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor kunci seperti kurikulum inklusif, dialog antarbudaya, dan kepemimpinan sekolah yang mendukung, yang berkontribusi pada terciptanya lingkungan sekolah yang merayakan keragaman dan menghormati perbedaan agama. Temuan penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan budaya sekolah dan struktur sosial dalam praktik pendidikan untuk menumbuhkan generasi yang mampu menghargai keragaman dan mempraktikkan moderasi beragama.
Copyrights © 2025