Pemakaian air irigasi di Daerah Irigasi Pirang dinilai masih belum efisien sebab sering terjadi kekurangan air pada musim kemarau terutama di daerah irigasi bagian hilir sehingga menyebabkan hasil pertanian yang kurang optimal. Tujuan penelitian ini yaitu mengalokasikan air menggunakan teknik optimasi deterministik dengan memaksimalkan keuntungan hasil pertanian dengan menguraikan permasalahan menjadi beberapa tahap sehingga didapat keuntungan dengan berdasar pemberian air setiap tahap. Dalam metode dinamik deterministik terdapat fungsi tujuan serta fungsi kendala. Fungsi tujuan yaitu keuntungan maksimum sedangkan fungsi kendala yaitu luas lahan serta ketersediaan air. Hasil optimasi yang didapatkan dengan dinamik deterministik terdapat peningkatan prosentase periode terpenuhinya kebutuhan air irigasi dalam satu tahun dari 36,1 % menjadi 44,4 %. Total keuntungan pemberian air untuk setiap tahap atau bangunan irigasi yaitu sebesar Rp. 29.555.187.181. Ini menunjukkan peningkatan sebesar 40,06 % dibandingkan dengan keuntungan sebelum optimasi yang sebesar Rp. 21.102.019.123.
Copyrights © 2025