JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan
Vol 9, No 1 (2025): Januari

Peran Guru Melalui Sex Education Dalam Pencegahan Tindak Kekerasan Seksual di SD Santa Maria Sidoarjo

Fardhani, Lili (Unknown)
El-Yunusi, Muhammad Yusron Maulana (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2025

Abstract

Pendidikan seksualitas (sex education) bagi anak-anak di tingkat sekolah dasar memiliki peran yang signifikan dalam pencegahan kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran guru dalam menyampaikan pendidikan seksualitas, metode yang digunakan, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasi pendidikan ini di sekolah dasar. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan dari wawancara dan observasi dengan guru di beberapa sekolah dasar Santa Maria Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sangat berpengaruh dalam membentuk pemahaman anak-anak mengenai tubuh, batasan pribadi, dan hak atas tubuh mereka, meskipun dihadapkan pada berbagai hambatan, termasuk resistensi budaya dan kurangnya pelatihan khusus.  Peran guru dalam pendidikan seksualitas di tingkat sekolah dasar (SD) sangat penting dalam membentuk pemahaman awal anak mengenai tubuh mereka, hubungan sosial, serta nilai-nilai kesehatan dan keselamatan. Pendidikan seksualitas pada anak usia SD berbeda dari jenjang lainnya karena harus disesuaikan dengan tahap perkembangan anak dan diberikan secara sederhana, tepat, serta sensitif terhadap aspek budaya dan etika. Karya ilmiah ini mengeksplorasi peran guru sebagai fasilitator utama yang memberikan informasi mendasar mengenai seksualitas, termasuk pemahaman mengenai tubuh, rasa saling menghormati, batasan pribadi, dan aspek-aspek kebersihan diri. Melalui pendekatan yang tepat, guru dapat membantu mencegah terjadinya kesalahpahaman serta memberikan perlindungan terhadap pelecehan dan eksploitasi yang mungkin terjadi. Penelitian ini juga mengkaji berbagai strategi yang digunakan guru dalam menyampaikan materi ini, serta tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan materi ajar, stigma sosial, serta kurangnya pelatihan khusus dalam pendidikan seksualitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan pelatihan dan materi yang sesuai bagi guru sangat diperlukan agar mereka mampu menyampaikan informasi secara akurat dan bertanggung jawab. Rekomendasi dalam karua ilmiah ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan pembuat kebijakan untuk mengembangkan kurikulum pendidikan seksualitas yang sesuai dengan usia, komprehensif, dan mendukung kebutuhan perkembangan anak-anak di usia sekolah dasar. 

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JIKAP

Publisher

Subject

Education

Description

JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan merupakan Jurnal Pendidikan dan pembelajaran yang dikelola secara proses peer review, menerima Artikel tentang Pendidikan, Pendidikan Dasar dan Pembelajaran. Jurnal JIKAP PGSD mulai tahun 2019 terbit 3 kali dalam setahun yaitu bulan Januari, Mei dan ...