Tujuan penelitian ini adalah menjadikan petani sebagai pengelola bukan peminta-minta dalam mengimplementasi pelayanan dalam kasih dan berkat Tuhan. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari Alkitab yag diterbitkan oleh Lembaga Alkitab Indonesia dan jurnal penelitian terdahulu. Metode penelitian menggunakan metode deskritif kualitatif dengan pendekatan eksposisi dengan menggunakan literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa: 1) Petani adalah aset gereja dan negara yang harus mendapatkan perhatian agar usahatani dapat berjalan secara berkelanjutan. Petani harus sejahtera sebagai pribadi yang sangat lemah dan rentan yang dilakukan oleh pemerintah sebagai wakil Allah di dunia, 2) Dalam melakukan pekerjaan maupun kegiatan usaha dalam bidang pertanian harus berlandaskan kasih Allah dan berbelaskasih dengan mengikuti perintah dan teladan Yesus kristus sebagai Juruslamat umat manusia, 3) Berkat Tuhan Melalui Hasil Bumi yang membuktikan campur tangan Tuhan yang maha kuasa, penuh kasih, kemurahan, kebaikan dan pemeliharaan kepada manusia, dan 4) Pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara bertanggung jawab dengan menggunakan hikmat yang dari Atas yakni Tuhan yang mahakuasa.
Copyrights © 2025