Minyak bumi sebagai hasil dari energi saat ini, maka cepat atau lambat minyak bumi akan habis. Diperlukan sumber alternatif energi baru untuk memenuhi kebutuhan energi yang tidak dapat dibendung lagi. Sampah merupakan permasalahan utama bagi penduduk di banyak kota, yang berdampak negatif seperti dampak pencemaran, dampak buruk kesehatan maupun lingkungan serta dampak gangguan estetika. Permasalahan dengan sampah terjadi di kota jombang yang memiliki masalah dalam pengelolaan sampah. Kota Jombang yang berpenduduk ± 1,3 juta jiwa menghasilkan sampah tiap tahun meningkat seiring dengan pertambahan jiwa penduduk. Tiap tahun Kota Jombang terjadi pembuangan sampah 110 ton/hari di Kota Jombang yang akan selalu meningkat di buang begitu saja di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gebangkeret. Metode menggunakan metode kuatitatif dengan menghitung jumlah energi sampah yang akan dihasilkan menjadi energi tenaga listrik. Suplay energi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sangat dipengaruhi oleh jenis dan banyak sampah yang digunakan. Pengelolaan bahan bakar memerlukan proses insenerasi, gasifikasi, dan pirolisis. Dari hasil penelitian menggunakan proses incenerasi didapatkan hasil 364.622,46 Kj/Kg menghasilkan daya generator sebesar 19,563 Kw. Ini menunjukkan bahwa energi dari hasil sampah di jombang sangat disa dgunakan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Sampah sebesar 20 kWatt.
Copyrights © 2024