Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) adalah salah satu tantangan utama di dunia kesehatan secara global. Penyakit ini ditandai oleh gangguan metabolisme glukosa akibat resistansi insulin, disfungsi sel beta pankreas, maupun kombinasi keduanya. Dalam beberapa dekade terakhir, terapi diabetes telah mengalami perkembangan pesat yang mencakup pendekatan molekuler, bioteknologi, dan sistemik. Perkembangan ini tidak hanya menjanjikan peningkatan kualitas hidup pasien, tetapi juga merevolusi paradigma pengobatan yang sebelumnya dianggap statis. Dalam konteks terapi insulin, inovasi signifikan lainnya adalah pengembangan formulasi gabungan IDegAsp, yang mengintegrasikan insulin degludec basal dan insulin aspart. Formulasi ini dirancang untuk menyederhanakan regimen terapi dengan satu suntikan harian, sekaligus memastikan fleksibilitas dalam pemberian dosis. Studi klinis menunjukkanbahwa IDegAsp tidak hanya meningkatkan kepatuhan pasien, tetapi juga mengurangi risiko hipoglikemia berat dibandingkan formulasi insulin konvensional. Dampaknya terhadap penurunan variabilitas glukosa harian menambah keunggulan klinisnya. Kemajuan teknologi dalam dunia medis turut mendukung keberhasilan pengelolaan diabetes melalui closed-loop system, yang mengombinasikan pompa insulin dengan monitor glukosa kontinu. Sistem ini secaraotomatis menyesuaikan pemberian insulin berdasarkan tingkat glukosa darah secara real-time. Teknologi yang sering disebut sebagai “pankreas buatan” ini memberikan kontrol glikemik yang lebih stabil dibandingkan metode tradisional, serta meningkatkan kualitas hidup pasien
Copyrights © 2025