Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontekstualisasi asbabun nuzul dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya dalam menghadapi tantangan dan dinamika era digital. Asbabun nuzul, yang merujuk pada latar belakang historis turunnya ayat-ayat Al-Qur'an, memiliki peran signifikan dalam memperkuat pemahaman konteks teks dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Di era digital, keberadaan teknologi informasi menawarkan berbagai kemudahan dalam mengakses sumber-sumber Islam, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan, seperti informasi yang terfragmentasi dan potensi misinterpretasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan wawancara mendalam pada guru PAI di beberapa sekolah menengah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi asbabun nuzul dalam pembelajaran PAI mampu memperkaya pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Al-Qur'an yang relevan dengan tantangan modern, seperti etika bermedia sosial, pengelolaan konflik, dan penguatan moderasi beragama. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan kompetensi digital guru, kurikulum yang belum sepenuhnya adaptif, serta pengaruh media sosial yang sering kali mendistorsi narasi Islam. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum PAI yang lebih kontekstual dan berbasis digital, pelatihan guru terkait literasi digital Islam, serta kolaborasi dengan platform teknologi untuk menghadirkan konten asbabun nuzul yang autentik dan menarik. Dengan langkah ini, asbabun nuzul dapat menjadi media efektif dalam membangun pemahaman agama yang relevan dan kontributif di era digital.
Copyrights © 2023