Usaha piring lidi kelapa merupakan usaha pengrajin untuk meningkatkan nilai tambah dari lidi kelapa, tetapi masih terdapat permasalahan dalam mengelola agroindustri piring lidi kelapa seperti umur usaha yang pendek dan cendrung tidak melihat perhitungan pendapatan, biaya, keuntungan, dan penerimaan untuk menentukan kelayakan usaha agroindustri dalam satu periode produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis besar biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan besarnya R/C dari usaha piring lidi kelapa. Penelitian ini dilakukan di Desa Cibadak Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan yakni studi kasus pada seorang pengusaha piring lidi dan data dianalisis secara deskriptif (baik kualitatif maupun kuantitatif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya biaya produksi sebesar Rp 14.794.291,67, penerimaan sebesar Rp. 20.000.000,00 dengan rata-rata pendapatan piring lidi sebesar Rp.5.205.708,33 per periode produksi, sedangkan untuk R/C nya sebesar 1,35. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa usaha piring lidi kelapa di Desa Cibadak Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis berada pada posisi menguntungkan, karena nilai R/C Ratio yang diperoleh lebih besar dari 1, artinya bahwa setiap pengeluaran 1 rupiah dapat memberikan penerimaan sebesar 1,35 rupiah.
Copyrights © 2025