Penelitian bertujuan untuk mengetahui persepsi peternak domba serta pengaruh faktor internal umur, tingkat pendidikan, dan pengalaman beternak terhadap persepsi peternak dalam penyuluhan terapi kombinasi serbuk temulawak dan serbuk daun jambu biji terhadap penyembuhan diare pada domba di Desa Bateh Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang. Responden yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sejumlah 34 orang dari seluruh anggota Kelompok Tani Mulyo Sejati dan Kelompok Wanita Tani Beningan Bangkit di Desa Bateh diambil dengan metode sampel jenuh. Hasil kajian penyuluhan ini menggunakan desain One Group pretest-Posttest Design. Dalam mengukur perubahan perilaku peternak diambil data pretest sebelum penyuluhan dan diambil data post test setelah dilakukan penyuluhan dengan cara anjangsana, pengambilan data menggunakan metode wawancara dan observasi dengan alat bantu kuesioner. Hasil pengkajian persepsi anggota Kelompok Tani Mulyo Sejati dan Kelompok Wanita Tani Beningan Bangkit adalah “baik”. Faktor umur, tingkat Pendidikan dan pengalaman beternak secara simultan atau keseluruhan berpengaruh sangat nyata terhadap persepsi peternak (0,00<0,01). Secara parsial faktor tingkat pendidikan berpengaruh sangat signifikan (0,00<0,01) dan faktor pengalaman beternak berpengaruh signifikan (0,039<0,05) terhadap persepsi peternak. Efektivitas penyuluhan berada pada kategori “Sangat Efektif” dan efektivitas perubahan perilaku berada pada kategori “Efektif”.
Copyrights © 2024