cover
Contact Name
Nurdayati
Contact Email
fdati028@gmail.com
Phone
+6281392037831
Journal Mail Official
ojsjpp@gmail.com
Editorial Address
Jl Magelang Kopeng km 7 Tegalrejo Magelang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu
ISSN : 27145964     EISSN : 27145964     DOI : -
Core Subject : Health, Agriculture,
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu merupakan salah satu jurnal yang dikelola Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) yang berlokasi di Magelang yang terbit pertama kali pada tahun 2005. Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu merupakan jurnal ilmiah menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu-ilmu peternakan yang meliputi Penyuluhan Peternakan, Sosial Ekonomi Peternakan, Pakan ternak, Kesehatan hewan, dan produksi ternak.
Articles 85 Documents
Pengaruh Pemberian Ransum Pakan Lokal Terhadap Mortalitas Dan Morbiditas Ayam Kampung Super Supriyanto Supriyanto; Nadya Citra Pertiwi; Putri Dela Pratami
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 2, No 2 (2020): April 2020
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v2i2.280

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mortalitas dan morbiditas ayam kampung super yang diberikan ransum pakan berbahan baku lokal dengan penambahan tepung daun Indigofera dan untuk mengetahui penggunaan tepung daun indigofera dalam ransum dengan dosis yang sesuai. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan ulangan sebanyak tiga kali dan tiga taraf perlakuan yaitu P1 = 7,5% tepung Indigofera, P2 = 10% tepung Indigofera dan P3 = 5% tepung indigofera. Berdasarkan hasil uji Kruskal Wallis, dididuga bahwa tidak ada perbedaan angka mortalitas dan morbiditas terhadap pemberiaan Indigofera. Persentase morbiditas atau angka serangan penyakit adalah 6,67% (6 ekor dari 90 ekor). Penyakit yang muncul selama pemeliharaan 28 hari dalam penelitian adalah Infectious coryza (snot) sehingga menyebabkan kematian lima ekor ayam kampung super dengan persentase mortalitas 5,55%. Berdasarkan hasil penelitian, pemberian tepung daun Indigofera dalam ransum dengan dosis 5% dapat meningkatkan kekebalan ayam kampung super dengan mortalitas 0%. Angka mortalitas tertinggi diperoleh perlakuan P2 yaitu 13,33%, sedangkan perlakuan P1 menyebabkan angka mortalitas sebesar 3,33%. Pemberian tepung daun Indigofera dalam ransum dengan dosis yang tepat dapat meningkatkan kekebalan ayam kampung super yaitu dengan dosis 5%.
Pengaruh Tepung Keong Mas (Pomacea canaliticulata) Dalam Campuran Pakan Sebagai Pengganti Konsentrat Terhadap Performa Ayam Kampung Super Prabewi, Nur; Kurniawan, Feri; Suharti, Suharti
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 1, No 1 (2019): oktober
Publisher : Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v1i1.151

Abstract

Penelitian bertujuan  mengetahui pengaruh pemberian tepung keong mas dalam campuran pakan sebagai pengganti konsentrat   terhadap performa ayam kampung super. Perlakuan P0 (Non Tepung Keong mas ) ransum 15 % konsentrat, 25 % jagung kuning giling , bekatul 25 % , sisa nasi rumah makan 35 % ; Perlakuan P1 : 15 % tepung keong mas  + 25 % jagung kuning giling  +  25 % bekatul  +  35 % sisa nasi rumah makan; Perlakuan  P2 : 20% tepung keong mas  +  22,5 % jagung kuning giling + 22,5 % bekatul +  35 % sisa nasi rumah makan. Variabel penelitian yaitu  Konsumsi pakan, PBB, Bobot Badan Akhir Panen, FCR, Persentase Mortalitas. Analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dan Jika ada perbedaan nyata dilanjut uji Duncan Multiple Ringe Test. Pengaruh perlakuan menunjukkan berbeda sangat nyata (P< 0,01) pada variabel FCR, sedangkan berbeda nyata (P< 0,05 ) terhadap variabel Bobot Badan Akhir Panen , Pertambahan Bobot Badan , Konsumsi. Serta  berbeda  tidak nyata pada variabel persentase mortalitas .Pada perlakuan P2  yaitu penggunaan ransum pakan penambahan tepung keong sebanyak 20% , kandungan  protein pakan sebesar 16,66 % dan energi metabolis 2770 Kkal/Kg performa yang dihasilkan untuk bobot badan akhir (956 gram/ekor), pertambahan bobot badan lebih besar (85,84 gr/ekor/minggu), konsumsi pakan sejumlah  3206 g/ekor  dan FCR 3,35.
Kinerja Penyuluh Pertanian Dalam Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Magelang Haris Tri Wibowo; Yoyon Haryanto
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 2, No 2 (2020): April 2020
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v2i2.286

Abstract

Penyuluh pertanian merupakan ujung tombak dalam usaha penyediaan bahan pangan pokok bagi 267 juta penduduk Indonesia. Dalam masa pandemi Covid-19, penyuluh pertanian harus bisa memastikan bahwa kegiatan pertanian di lapangan tetap berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja penyuluh pertanian selama masa pandemi Covid-19 dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja penyuluh pertanian selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini berlokasi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dan dilakukan pada bulan Mei 2020 sampai dengan Juni 2020. Teknik penarikan sampel adalah Purposive Sampling dengan jumlah 19 kecamatan. Penarikan responden pada setiap kecamatan dilakukan secara accidental sampling  yang berjumlah 100 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis model persamaan struktural dengan Partial Least Square menggunakan SEM PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja penyuluh pertanian dalam pembinaan kepada petani/ poktan/ gapoktan selama masa pandemi Covid-19 ini mengalami perubahan. Perubahan terjadi pada jumlah kunjungan penyuluh pertanian ke sasaran, jumlah materi pembinaan yang diberikan, dan metode penyuluhan. Faktor yang mempengaruhi kinerja penyuluh antara lain karakteristik penyuluh (usia, tingkat pendidikan, dan banyaknya pelatihan di bidang pertanian yang diikuti) dan faktor eksternal (sarana prasarana dan kondisi lingkungan kerja).
Persepsi Peternak Ayam Kampung Terhadap Penggunaan Mesin Tetas Otomatis di Kelompok Tani Budi Luhur Desa Kalipucang Fuad Imam Mustaqim; Teguh Susilo; Suharti Suharti
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 2, No 2 (2020): April 2020
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v2i2.278

Abstract

Tujuan Penelitian yaitu untuk mengetahui persepsi peternak terhadap penggunaan mesin tetas otomatis beserta faktor-faktor yang mempengaruhi pesepsi terhadap penggunaan mesin tetas otomatis. Metode penelilian menggunakan jenis penelitian deskriptif analitis. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode sampel jenuh yaitu seluruh anggota dari Kelompok Tani Budi Luhur sejumlah 31 orang. Metode pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Variabel yang diukur merupakan variabel terikat yaitu: keuntungan relatif, kesesuaian, kerumitan, dapat dicoba serta dapat diamati.  Variabel bebas yaitu umur, tingkat pendidikan, dan pengalaman beternak. Metode analisis yang digunakan adalah analisis skor median, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi peternak Kelompok Tani Budi Luhur secara keseluruhan adalah tidak baik. Hasil uji analisis regresi linear berganda secara simultan adalah nilai sig. 0,018, hal ini menunjukkan bahwa faktor umur, tingkat pendidikan dan pengalaman beternak berpengaruh signifikan (p<0,05) terhadap persepsi peternak. Selanjutnya hasil uji analisis regresi linear berganda secara parsial adalah nilai signifikansi pada masing-masing variabel bebas yaitu umur berpengaruh signifikan dengan nilai 0,017 (p<0,05); tingkat pendidikan tidak berpengaruh signifikan; dan pengalaman beternak berpengaruh seignifikan dengan nilai 0,020 (p<0,05).
Pengaruh Perbedaan Aras Starter Aspergilus Niger Pada Proses Amofer Sekam Padi Terhadap Kandungn Lignin, Selulosa Dan Hemiselulosa Pambudi, Ditto Satria; Tampoebolon, Baginda Iskandar Muda; Surahmanto, Surahmanto
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 1, No 1 (2019): oktober
Publisher : Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v1i1.152

Abstract

Penelitian amoniasi fermentasi sekam padi bertujuan untuk mengkaji pengaruh perlakuan perbedaan aras starter kapang A. niger pada proses fermentasi sekam padi yang telah diamoniasi terhadap kandungan lignin, selulosa dan hemiselulosa. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan menggunakan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu perbedaan pemberian aras starter yaitu : 0% (T0), 2,5% (T1) dan 5% (T2). Sekam padi diamoniasi terlebih dahulu dengan kadar amonia 5% selama 21 hari, kemudian dilanjutkan dengan proses fermentasi dengan aras starter A. niger selama 10 hari. Parameter yang diamati adalah kandungan lignin, selulosa dan hemiselulosa. Data yang diperoleh diuji dengan analisis ragam pada taraf 5%. Apabila terdapat pengaruh nyata (P<0,05), diuji lanjut menggunakan uji wilayah ganda Duncan untuk mengetahui perbedaan nilai tengah antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan aras starter A. niger berpengaruh nyata (P<0,05) menurunkan kandungan hemiselulosa dan selulosa sekam padi amoniasi yang telah di fermentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan aras starter A. niger dalam proses fermentasi sekam padi amoniasi dapat menurunkan kadar selulosa dan hemiselulosa. 
Hubungan Keterdedahan Terhadap Media Informasi Dengan Tingkat Pengetahuan Petani Tentang Pencegahan Penyakit Cacing Pada Ternak Sapi Menggunakan Biji Labu Nurdayati Nurdayati; Rendi Dian Putra; Pramu Pramu
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 2, No 2 (2020): April 2020
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v2i2.285

Abstract

Pengkajian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan petani serta mengetahui hubungan keterdedahan terhadap media informasi dengan tingkat pengetahuan petani. Penentuan sampel sebanyak 30 orang dengan menggunakan metode sampling jenuh di Kelompok Tani Sido Makmur. Variabel yang diamati yaitu tingkat pengetahuan petani dari hasil pretest (sebelum) dan posttest (sesudah) dilakukan penyuluhan. Varibel lainnya meliputi keterdedahan media informasi yaitu intensitas mengikuti penyuluhan, intensitas mengakses internet, intensitas menonton televisi, intensitas mendengarkan radio dan intensitas membaca surat kabar. Pengkajian ini menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sedangkan metode analisis data menggunakan metode deskriptif dan analisis korelasi rank spearman. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa intensitas petani dalam mengikuti penyuluhan dan mengakses internet berada pada kategori sangat tinggi, intensitas petani dalam menonton televisi dan mendengarkan radio berada pada kategori sedang dan intensitas petani dalam membaca surat kabar berada pada kategori rendah. Nilai rata-rata peningkatan pengetahuan pre-test dan post-test sebesar 16,86% dan 29,46 dari kategori kurang tahu menjadi tahu. Keterdedahan media informasi yang berpengaruh nyata (P<0,5) terhadap tingkat pengetahuan petani adalah intensitas mengikuti penyuluhan sebesar 0,415 dengan signifikansi 0,022 dan intensitas mengakses internet sebesar 0,439 dengan signifikansi 0,015 sedangkan keterdedahan media informasi yang tidak berpengaruh nyata (P>0,5) terhadap tingkat pengetahuan petani adalah intensitas menonton televisi, intensitas mendengarkan radio dan intensitas membaca surat kabar.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG MOLAN KECAMATAN BINJAI BARAT KOTA BINJAI Ruth dameria haloho
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 2, No 2 (2020): April 2020
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v2i2.174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan Usaha Peternakan khususnya pada aspek finansial yaitu tingkat keuntungan atas investasi, mengetahui NPV dari investasi, mengetahui manfaat dibandingkan dengan biaya dan mengetahui tingkat bunga pada saat investasi kembali pada Usaha Penggemukkan Sapi Potong Molan di Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode studi kasus. Pemilihan lokasi penelitian dengan pertimbangan usaha Peternakan Sapi Potong Molan merupakan usaha yang menguntungkan karena mampu melakukan budidaya ternak secara mandiri. Metode pengambilan data yaitu metode observasi dan wawancara langsung. Metode analisis data secara deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan ROI sebesar 40,97% lebih besar dari pada tingkat bunga depositi Bank BRI sebesar 4,5%. NPV sebesar Rp 130.174.744,9 bernilai lebih besar dari Nol. Nilai Net BC ratio 1,18 lebih besar dari 1. Nilai IRR sebesar 22,32% lebih besar dari tingkat bunga kredit bank BRI sebesar 7%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah usaha penggemukkan sapi potong Molan dinyatakan layak secara finansial karena mampu menghasilkan laba atas investasi  yang ditanamkan dan penerimaan yang diterima lebih besar daripada pengeluaran sehingga usaha menguntungkan dan layak untuk dikembangkan.
Pemanfaatan Virgin Coconut Oil (Vco) Sebagai Bahan Alternatif Pengganti Antibiotic Growth Promoters (Agp) Dalam Pakan Ternak Unggas Pramu, Pramu; Kusuma, Yudiani Rina; Susilo, Teguh
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 1, No 1 (2019): oktober
Publisher : Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v1i1.153

Abstract

Peternak di Indonesia khususnya unggas mau tidak mau harus beralih dari penggunaan pakan ternak mengandung Antibiotik Growth Promotor (AGP) menuju pakan ternak non AGP. Kebiasaan peternak menggunakan produk pakan yang mengandung AGP secara berlebihan menimbulkan dampak buruk bagi produktifitas ternak. Selain itu ternak menjadi rentan terserang penyakit. Alternatif solusi bahan yang dapat digunakan sebagai pengganti Antibiotic Growth Promoters (AGP) dalam pakan ternak adalah Virgin Coconut Oil (VCO). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan Virgin Coconut Oil (VCO) pada pakan ternak itik sebagai bahan pengganti Antibiotic Growth Promoters (AGP). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata bobot badan antara kelompok kontrol dan perlakuan. Pada kelompok perlakuan aktifitas gerak itik dan nafsu makan tampak lebih tinggi dari kelompok kontrol. Kecepatan pertumbuhan bulu itik berbeda antara kelompok kontrol dan kelompok  perlakuan.  Angka kematian pada kelompok kontrol lebih  tinggi dari kelompok perlakuan.
Perkembangan Duodenum dan Pertambahan Bobot Badan pada Ayam Broiler yang Diberi Ransum dengan Protein Mikropartikel Ditambah Probiotik Lactobacillus sp. Sari, Yofi Saputri Indah; Suthama, Nyoman; Sukamto, Bambang
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 1, No 1 (2019): oktober
Publisher : Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v1i1.148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik (Saccharomyces cerevisiae) terhadap   profil nutien susu pada sapi perah laktasi. Penelitian ini dilaksakanan pada tanggal 1 Mei sampai 4 Juni 2017. Materi yang digunakan 16 ekor sapi perah Peranakan Fresian Holstein yang sedang laktasi kedua bulan laktasi 3 sampai 6 dan,  probiotik komersial Biozim.  Penelitian ini menggunakan rancangan acak  kelompok berdasarkan bulan laktasi , dibagi menjadi 4 kelompok 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari T0  = pakan basal, T1= pakan basal + probiotik Biozim 5 g, T2= pakan basal + Biozim 10 g, T3= pakan basal + probiotik Biozim 15 g.  Parameter yang diamati meliputi Konsumsi nutrien (Bahan Kering, Protein Kasar, Lemak Kasar, Total Digestibele Nutrien) dan Produksi Susu ( Produksis susu 4% FCM, Berat Jenis, Lemak , Laktosa Total Solid, Protein . Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik komersial Sccharomyches cerevisiae dalam ransum pakan sapi perah berpengarung nyaya (P< 0,05) terhadap produksi susu 4% FCM, Lemak, proten dan Laktosa susu. Kesimpulan, penambahan probiotik komersial  (Saccharomyches cerevisiae) hingga level 15 g dapat meningkatkan produksi susu 4 % FCM, Lemak, Protein dan Laktosa susu.
Respon Petani Terhadap Pemanfaatan Kotoran Ternak Sapi Menjadi Pupuk Bokashi Dengan Menggunakan Mikroorganisme Lokal (Mol) Dari Isi Rumen Ariyanto, Tri Wahyudi; Triwidodo Saputro, Raden Agus; Sunardi, Sunardi
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 2, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v2i2.283

Abstract

Penelitian ini dilakukan 2 Mei 2019 sampai dengan 30 Juni 2019 di Kelompok Tani Sidomukti, Mangunrejo, Tegalrejo, Magelang. Tujuan penelitian untuk mengetahui respon petani terhadap pemanfaatan kotoran ternak sapi menjadi pupuk bokashi mengunakan Microorganisme Lokal (MOL) isi rumen dan mengetahui faktor-faktor internal petani (usia, tingkat pendidikan, pengalaman beternak). Metode pengambilan sampel adalah metode sensus. Variabel yang digunakan adalah variabel independen (umur, tingkat pendidikan, pengalaman beternak) dan variabel dependen (respon petani). Rancangan kajian yaitu menghitung respon petani dengan post test yang berhubungan dengan aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan, dan menghitung hubungan antara faktor internal dengan respon petani. Desain yang digunakan One-Shot Case Study yaitu dilakukan pada satu kelompok diberi penyuluhan kemudian dilakukan pengukuran dengan post test. Data meliputi data primer dan sekunder. Data yang telah ditabulasi, dihitung menggunakan skala likert untuk mengukur aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan. Metode analisis untuk mengetahui respon petani menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik korelasi rank spearman untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan respon. Hasil penelitian didapatkan nilai respon petani 1622 termasuk kriteria tinggi terdiri dari aspek pengetahuan 956 termasuk dalam kriteria tahu, sikap 490 termasuk kriteria setuju dan keterampilan 177 termasuk kriteria cukup terampil. Faktor-faktor internal petani yang berhubungan dengan respon diperoleh hasil hubungan antara umur, pendidikan dan pengalaman beternak dengan respon petani tidak signifikan.