Selama masa kanak-kanak remaja menghabiskan ribuan jam untuk berinteraksi dengan orang tua, kawan-kawan, dan guru. Kini tiba waktunya mereka dihadapi dengan peribahan biologis yang dramatis, pengalaman-pengalaman baru serta tugas perkembangan baru. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan urgensi keimanan dalam membnetuk perilaku remaja, baik dalam konteks individual maupun sosial dan dari perspektif teoretis maupun empiris, sehingga dapat memberikan rekomendasi strategis untuk membangun generasi muda yang berkarakter unggul. Dengan menggunakan metode kualitatif ditemukan bahwa keimanan memberikan panduan moral yang membantu remaja menghindari perilaku negatif. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja yang memiliki keimanan yang kuat cenderung lebih bertanggung jawab, disiplin, dan memiliki hubungan sosial yang baik. Oleh karena itu, pembinaan keimanan sejak dini perlu ditanamkan dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk membentuk karakter yang kuat dan bermoral. Keimanan memainkan peran fundamental dalam pembentukan perilaku remaja, baik dalam aspek individu maupun social. keimanan dapat menjadi landasan utama dalam membentuk karakter remaja yang bermoral, terutama di tengah tantangan era globalisasi yang membawa berbagai pengaruh negatif.
Copyrights © 2025