Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran berbasis mind mapping terhadap minat dan hasil belajar bangun datar peserta didik kelas V. Jenis penelitian kuantitatif dengan konsep true experimental design dengan pretest-posttest control group design. Populasi yang digunakan seluruh peserta didik Kelas V SD Negeri Telukan 2 Kecamatan Grogol Tahun Pelajaran 2020/2021 sejumlah 57 peserta didik. Pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga populasi dijadikan sampel. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi perangkat belajar, angket dan tes. Teknis analisis data dengan uji ANAVA dua jalan. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran berbasis problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik dapat dilihat dari nilai rata-rata sebesar 86,34, sedangkan nilai rata-rata hasil belajar Matematika dengan pembelajaran berbasis mind mapping sebesar 77,57 dan uji t diperoleh nilai thitung (2,714) dan p (0,009) < 0,05. Kesimpulan, terdapat perbedaan pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran berbasis mind mapping terhadap hasil belajar matematika materi bangun datar peserta didik kelas V.
Copyrights © 2024