Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan model pembelajaran role-playing dalam mengajarkan nilai-nilai keagamaan di sekolah. Role-playing sebagai metode pembelajaran yang melibatkan siswa dalam situasi simulasi bertujuan untuk mengembangkan pemahaman dan penghayatan terhadap nilai-nilai moral dan keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa sekolah menengah pertama (SMP) yang dibagi dalam dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan model role-playing dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Data diperoleh melalui tes dan observasi untuk mengukur pemahaman siswa terhadap nilai-nilai keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran role-playing secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa tentang nilai-nilai keagamaan dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional.
Copyrights © 2025