Kebijakan moneter global memainkan peran penting dalam menentukan nilai tukar mata uang di negara-negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan moneter yang diterapkan oleh negara maju, terutama Amerika Serikat dan negara-negara Eropa, terhadap nilai tukar mata uang di negara berkembang, dengan fokus pada Indonesia sebagai studi kasus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dengan pendekatan studi literatur, menggunakan data sekunder dari berbagai sumber terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan suku bunga di negara maju secara signifikan mempengaruhi arus modal internasional, yang berdampak langsung pada stabilitas nilai tukar mata uang domestik. Selain itu, ketidakpastian ekonomi global dan kebijakan pelonggaran moneter juga berkontribusi pada fluktuasi nilai tukar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk menjaga stabilitas nilai tukar di negara berkembang, diperlukan strategi yang adaptif terhadap perubahan kebijakan moneter global serta kerjasama internasional yang lebih kuat.
Copyrights © 2025