Jurnal Teknologi Kedirgantaraan (JTK)
Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Teknologi Kedirgantaraan

Peluang Bisnis Industri Perawatan Pesawat Maintenance Repair & Overhaul (MRO) di Indonesia dan Permasalahannya

Freddy Franciscus (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2016

Abstract

Pertumbuhan industri penerbangan di Indonesia yang cukup besar yaitu sekitar 15%-20% membuat pertumbuhan yang cukup besar juga terhadap armada pesawat terbang yang ujung-ujungnya meningkatkan kebutuhan terhadap perawatan pesawat dan membuka peluang bisnis yang cukup besar kepada fasilitas perawatan pesawat atau MRO (Maintenance Repair & Overhaul). Pada Tahun 2015 tercatat ongkos belanja industri penerbangan Indonesia untuk keperluan perawatan pesawat milik maskapai Indonesia (termasuk perawatan engine & komponen) adalah sekitar US$ 900 juta dan tumbuh sekitar 15% per tahun, hingga menjadi sekitar US$ 2 Milliar Tahun 2020.Peluang bisnis MRO yang cukup menjanjikan tersebut ternyata pada Tahun 2015 baru terserap sekitar 30% oleh MRO Indonesia. Hanya terserap sekitar US$ 270 juta dari total US$ 900 juta yang dibelanjakan. Hal tersebut antara lain disebabkan oleh karena terbatasnya MRO berkualitas internasional yang punya sertifikat FAA/EASA, keterbatasan shop capability, Turn Around Time/waktu delivery perawatan pesawat yang lama tidak on time dan kurangnya perhatian pemerintah dalam mendukung pertumbuhan MRO Indonesia.Asosiasi MRO Indonesia yaitu Indonesia Aircraft Maintenance Service Association (IAMSA) bersama para anggota aktifnya mentargetkan penyerapan dua kali lipat menjadi sekitar 60% dari total belanja perawatan pesawat Indonesia dalam beberapa tahun mendatang. Untuk mencapai target tersebut diusulkan solusi yang komprehensif jangka panjang membentuk wadah bersama (konsorsium) yang berada di lokasi steril (bonded area) dan menyediakan semua kebutuhan dari hulu hingga hilir untuk kebutuhan perawatan pesawat. Selain itu juga beberapa usulan parsial jangka pendek seperti peningkatan kualitas untuk mendapatkan sertifikat FAA/EASA, pelayanan custom clearance satu atap, dan membangun fasilitas perawatan engine pesawat B737NG (CFM56-7) yang menghabiskan porsi ongkos belanja perawatan cukup besar dengan populasi sekitar 200 engine terpasang di pesawat B737NG Garuda Indonesia, Lion dan Sriwijaya

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

jtk

Publisher

Subject

Aerospace Engineering Engineering Environmental Science Materials Science & Nanotechnology Transportation

Description

Jurnal Teknologi Kedirgantaraan (JTK) memuat artikel-artikel hasil penelitian dan kajian analitis kritis bidang teknik penerbangan yang belum pernah dipublikasikan pada media lain. Adapun lingkup bahasan meliputi: propulsi, avionik, struktur, material pesawat terbang, pemeliharaan dan operasional ...