ASEAN telah berkomitmen sebagai kawasan yang bebas dari nuklir, hal ini telah disepakati dalam Deklarasi Bangkok pada tahun 1995, yaitu Southeast Asian Nuclear Weapon Free Zone (SEANWFZ) Treaty. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana respon ASEAN dalam penjagaan stabilitas di tengah pengembangan nuklir di Kawasan Asia Pasifik. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif yang berfokus pada pengumpulan data yang dianalisis secara deskriptif yang disimpulkan melalui tulisan. Penulis memilih teori konsep stabilitas, konsep pengembangan nuklir dan juga realisme. Peneliti menganalisis mengenai ASEAN yang ingin agar NWS (Nuclear Weapon States); negara yang berpotensial dalam pengembangan nuklir ikut menandatangani gagasan tentang Southeast Asian Nuclear Weapon Free Zone (SEANWFZ) Treaty sebagai bentuk komitmen ASEAN dalam menjaga perdamaian dan keamanan kawasan maka respon ASEAN terhadap pengembangan nuklir adalah dengan cara menekankan traktat SEANWFZ untuk menciptaan kawasan yang bebas nuklir.
Copyrights © 2024