Ampas buah merah merupakan hasil ikutan dari pengolahan minyak atau sari Buah Merah yang mengandung antikosidan dan dapat menangkal radikal bebas. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa pengaruh pemberian Ampas Buah Merah (ABM) pada air minum terhadap aktivitas SOD dan kadar MDA dan mengetahui dosis optimum ABM sebagai additive pada ayam KUB 2. Materi penelitian adalah ayam KUB-2 umur 16 minggu sebanyak 60 ekor dan ABM. Metode penelitian adalah metode percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan ada 4 dengan 5 ulangan. Perlakuan sebagai berikut : P0 = Kontrol (Tanpa pemberian ABM), P1 = 1% ABM pada air minum, P2 = 2% ABM, P3 = 3% ABM. Variabel yang diukur yaitu Superoxide Dismutase (SOD) dan Malondialdehid (MDA). Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan uji ANOVA (Analysis of Variance) dan dilanjutkan dengan uji BNT untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ABM berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap aktivitas SOD dan kadar MDA. Adapun nilai rata-rata aktivitas SOD (mmol/L) setiap perlakuan yaitu P0 : 14,26±1,65a, P1 : 20,02±4,76a P2 : 33,95±0,71b dan P3 : 34,08±4,16b. Rata-rata kadar MDA (mmol/L) setiap perlakuan yaitu P0 : 32,21±6,44a, P1 : 28,72±8,54a, P2 : 19,78±1,34b dan P3 : 13,53±4,42b. Kesimpulan penelitian adalah bahwa pemberian Ampas Buah Merah (Pandanus conoideus) yang dicampurkan dengan air minum berpengaruh terhadap aktivitas SOD dan kadar MDA Ayam KUB 2. Dosis terbaik ABM yang disarankan adalah 2%.
Copyrights © 2024