PT Grand Anugrah Jaya merupakan salah satu perusahaan yang melakukan penambangan komoditas batubara di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini dilakukan di daerah tersebut untuk mengetahui adanya potensi batubara. Perhitungan sumberdaya batubara dilakukan dengan menggunakan pendekatan metode circular, metode cross section dan metode elemen hingga. Pada penelitian ini metode circular digunakan untuk menentukan batas area pengaruh. Sedangkan dalam perhitungan sumberdaya batubara menggunakan dua metode yaitu metode cross section dan metode elemen hingga. Pemilihan penggunaaan kedua metode tersebut berdasarkan pertimbangan kondisi geologi yang ada dalam lokasi penelitian. Di lokasi daerah penyelidikan Tambang Terbuka PT Grand Anugrah Jaya, formasi yang dijumpai adalah Formasi Warukin dan Formasi Dahor dengan arah jurus perlapisan berkisar antara N 1830 E sampai N 1900 E dan kemiringan antara 15 sampai 200. Hasil perhitungan sumberdaya batubara dengan metode elemen hingga pada sumberdaya terukur 25.547.673,12 ton, sumberdaya tertunjuk 15.223.557,37 ton, sumberdaya tereka 17.777.297,83 ton. Sedangkan perhitungan sumberdaya batubara dengan metode cross section pada sumberdaya terukur 24.581.913,85 ton, sumberdaya tertunjuk 15.613.645,45 ton, sumberdaya tereka 16.622.918,65 ton. Perhitungan perbandingan relatif sumberdaya menggunakan metode elemen hingga dan cross sectionnya sebesar 2.99 %. Nilai ini menunjukkan bahwa kedua metode ini menghasilkan nilai estimasi volume yang tidak jauh berbeda.
Copyrights © 2024