Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan fiskal terhadap peningkatan kesejahteraan sosial di Indonesia, dengan fokus pada pengaruh alokasi anggaran untuk sektor sosial, pengurangan kemiskinan, dan ketimpangan sosial. Dalam konteks Indonesia, kebijakan fiskal yang berorientasi pada sektor sosial memainkan peran penting dalam mengurangi kemiskinan dan ketimpangan, namun dampaknya tidak merata di seluruh wilayah. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan mengolah data sekunder dari laporan keuangan negara, statistik kemiskinan, dan ketimpangan sosial yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan alokasi anggaran untuk sektor sosial, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi tingkat kemiskinan, terutama di provinsi dengan tingkat kemiskinan tinggi. Namun, dampak terhadap ketimpangan sosial lebih terasa di wilayah perkotaan yang memiliki infrastruktur lebih baik. Selain itu, penelitian ini menemukan adanya ketimpangan dalam kapasitas pengelolaan anggaran antara pemerintah pusat dan daerah, yang mempengaruhi efektivitas kebijakan fiskal. Penelitian ini menyarankan perlunya penguatan kapasitas pengelolaan anggaran di daerah dan peningkatan infrastruktur serta kualitas pelayanan sosial untuk memperbesar dampak kebijakan fiskal. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam perbaikan kebijakan fiskal untuk mencapai kesejahteraan sosial yang lebih merata di Indonesia.
Copyrights © 2023