Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh CSR, kepemilikan asing, kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial terhadap financial distress pada perusahaan sektor perbankan di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang bersumber dari annual report pada web perusahaan dan web Bursa Efek Infonesia (www.idx.co.id). Populasi pada penelitian adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2023. Sampel yang didapatkan sebanyak 24 perusahaan yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan Random Effect Model (REM) dan diolah menggunakan software Eviews 12. Hasil analisis menunjukkan bahwa CSR dan kepemilikan manajerial tidak memiliki pengaruh terhadap financial distress, kepemilikan asing memiliki pengaruh positif signifikan terhadap financial distress, sedangkan kepemilikan institusional memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap financial distress dan untuk variabel kontrol ukuran perusahaan dan kecukupan modal memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap financial distress, sedangkan risiko kredit berpengaruh positif signifikan terhadap financial distress.
Copyrights © 2024