Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyakit menular yang menyebabkan tingginya jumlah kunjungan balita di Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi fisik rumah dengan Penyakit ISPA pada balita di Kelurahan Harjosari II Kecamatan Medan Amplas. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain studi cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 87 balita yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi/ pengukuran. Analisis data menggunakan uji chi square dengan derajat kemaknaan ( 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ventilasi berhubungan dengan penyakit ISPA pada balita (p0,000) PR 4,736), suhu berhubungan dengan penyakit ISPA pada balita (p0,002 PR3,957), kelembabab berhubungan dengan penyakit ISPA pada balita (p 0,000, PR 5,226). Lantai berhubungan dengan penyakit ISPA pada balita (p 0,003, PR 3,667), kepadatan hunian berhubungan dengan penyakit ISPA pada balita (p 0,002, PR 3,813), sedangkan dinding tidak berhubungan dengan penyakit ISPA pada balita(p0,618).Dapat disimpulkan bahwa fisik rumah pada ventilasi,suhu,kelembaban, lantai,kepadatan hunian kamar berhubungan dengan kejadian penyakit ISPA pada balita. Masyarakat diharapkan memperhatikan ventilasi apakah berfungsi dengan baik agar suhu dan kelembaban tetap terjaga, memperhatikan jenis lantai dan mengatur ulang jumlah penghuni kamar.
Copyrights © 2025