Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh budaya organisasi, kesehatan dan keselamatan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Global Internusa Line. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah populasi sebesar 43 responden di jadikan sampel jenuh. Dari pengujian Hipotesis dimana p value 0,000 < 0,05 maka variabel budaya organisasi (X1) berpengaruh positif terhadap variabel kinerja karyawan (Y), bahwa Ha diterima dan Ho ditolak berpengaruh secara signifikan. Hal tersebut menandakan bahwa karyawan harus selalu melakukan hal-hal baru untuk kinerja yang baik untuk perusahaan dan perusahaan perlu memberikan dukungan baik dalam hal apresiasi penghargaan kepada karyawan yang melakukan kinerja yang baik dalam pekerjaannya. Uji hipotesis dimana p value 0,000 < 0,05 maka variabel kesehatan dan keselamatan kerja (X2) berpengaruh positif terhadap variabel kinerja karyawan (Y), bahwa Ha diterima dan Ho ditolak berpengaruh secara signifikan. Dimana karyawan harus menerapkan SOP dalam bekerja sehari-hari didalam maupun di luar kantor dan perusahaan juga harus memberikan jaminan kesehatan dan keselamatan terhadap karyawan agar dapat bekerja sesuai dengan standar perusahaan serta peralataan yang rusak harus segera di perbaiki. Dalam hal ini sebagai seorang karyawan harus memiliki pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan melakukan setiap pekerjaan sesuai dengan kuantitas yang diberikan oleh perusahaan.Kata Kunci : Â budaya organiasi; kesehatan dan keselamatan kerja; K3; kinerja karyawan; pengetahuan dan ketrampilan
Copyrights © 2025