Latar belakang diadakannya pengabdian tersebut adalah petani bunga krisan dan petani salak di daerah Bandungan adalah pemanfaatan bunga krisan yang tidak dimanfaatkan sebangai bunga hias serta peningkatan limbah salak yang terdiri dari kulit dan biji salak. Hal ini yang menggugah kelompok pengabdian kami dengan tujuan meningkatkan pengetahuan tentang pembuatan/pemanfaatan limbah agar menjadi hasil olahan yang dapat dijual. Metode yang dilakukan adalah melakukan penyuluhan dan pelatihan pengolahan limbah biji salak dan bunga krisan, melalui kelompok Kelompok Wanita Tani (KWT) Sido Makmur, Bandungan. Kegiatan dihadiri oleh 22 orang peserta, selain pembuatan juga dilaksanakan dengan penyuluhan mengenai khasiat limbah biji salak dan bunga krisan sebagai antioksidan sehingga dapat meningkatkan nilai jualnya. Tim pengabdian memperkenalkan metode pengolahan limbah biji salak dan bunga krisan hingga menjadi produk kopi secara langsung kepada kelompok kader. Tingkat pemahaman peserta diperoleh dengan memberikan soal yang sama sebelum penyuluhan dilakukan (pre test) dan setelah penyuluhan (post test). Dari total peserta diperoleh peningkatan pemahaman sebesar 54,54% .
Copyrights © 2025