Down syndrome adalah keterbelakangan pertumbuhan fisik dan mental disebabkan oleh abnormalitasperkembangan kromosom 21 yang berdampak pada hambatan fisik dan mental sehingga mengalami hambatanperkembangan intelektual dan kesulitan mengadakan adaptasi terhadap lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.Anak dengan down syndrome memiliki ciri motorik halus yang khas dan ciri lain berdasarkan derajat hambatanyang dimilikinya yaitu Jari-jari tangan kasar, kaku, otot-otot lemah, kondisi emosi sulit ditebak dan kurang terkendalisecara wajar, ketergantungan pada orang dewasa dan sering menolak orang lain. Tujuan penelitian untukmengetahui gambaran peran orangtua dalam pemenuhan kebutuhan dasar fisik (asih, asuh, asah) pada anakdengan down syndrome di Taman Kanak kanak ds Sumber bendoDesain penelitian ini menggunakan deskriptif, populasi penelitian sebanyak 16 responden, besar sampel16 responden dengan tehnik “total sampling”. Penyuluhan ini dilakukan pada tanggal 15 Juni – 20 Juni 2024dengan menggunakan variable tunggal yaitu Gambaran Peran Orang Tua Dalam Pemenuhan Kebutuhan DasarFisik (Asih, Asuh, Asah) Pada Anak Dengan Down Syndrom Di TK sumber Bendo dengan instrumen berupakuesioner kemudian data dianalisa dengan presentase dan diinterpretasikan secara kuantitatif.Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 16 responden setengah dari responden memiliki peran yang baik yaitu8 responden (50%) , hampir setengah dari responden memilikiperan yang cukup yaitu 7 responden (44%), dansebagian kecil dari responden memiliki peran yang kurang yaitu 1 responden (6%). Hal ini dipengaruhi olehbeberapa faktor yaitu usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan terakhir.Hasil penelitian ini diharapkan orang tuadapat meningkatkan peran dalam memenuhi kebutuhan dasar fisik (asih, asuh asah) pada anak dengan downsyndrome, serta menambah wawasan dalam proses pemenuhan kebutuhan dasar fisik (asih, asuh, asah).
Copyrights © 2025