Dokumentasi keperawatan merupakan poin penting untuk menilai kualitas pemberian layanan keperawatan kepada pasien. Namun, saat ini masih sering terabaikan karena faktor beban kerja perawat yang dianggap masih tinggi. Salah satu indikator untuk melihat beban kerja perawat adalah dengan melihat nilai bed turnover (BTO) dan bed occupancy rate (BOR) ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi hubungan antara BTO dan BOR terhadap kualitas dokumentasi keperawatan di ruang rawat inap. Penelitian ini menggunakan survei analitik cross sectional study. Dokumen asuhan keperawatan yang digunakan sebanyak 420 dokumen yang dilakukan secara cluster sampling dan diukur dengan menggunakan instrumen Modified Q-Dio serta nilai BTO dan BOR ruangan rawat inap yang dihitung dari data sensus pasien. Analisa data dengan meggunakan uji spearman rank correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara BTO dan BOR terhadap kualitas dokumentasi keperawatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor beban kerja bukan menjadi halangan bagi perawat dalam membuat asuhan keperawatan yang berkualitas.
Copyrights © 2025