Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan bagi negara berkembang khususnya di Indoensia. Setiap tahunya kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah terdapat kenaikan ataupun penurunan. Kemikinan di Provinsi Jawa Tengah cukup tinggi. Dibuktikan pada data Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah kemiskinan pada tahun 2022 sebesar 10,93% dan pada tahun 2021 sebesar 10,77%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengklasifikasikan tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah dengan metode clustering dengan menggunakan fuzz c means. clustering sendiri adalah salah satu teknik data mining. Dimana data ini merupakan sebuah metode dari data mining untuk mengelompokan data menjadi beberapa kelompok berbeda berdasarkan karakteristik yang sama. Data penelitian yang dugunakan diambil dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah dari tahun 2021 – 2023 dengan total 106 data dan 5 atribut indikator kemiskinan yaitu garis kemiskinan(Rp/kapita/bln), jumlah penduduk miskin(ribu jiwa), pengeluaran, rata-rata pendidikan dan jumlah pengangguran. Hasil penelitian ini menghasilkan 5 cluster dengan beberapa data di dalamnya. Pada cluster 0 dengan tingkat kemiskinan rendah terdapat 32 kabupaten/kota. Kemudian pada cluster 1 terrdapat 16 kabupaten/ kota dengan tingkat kemiskinan tinggi. Cluster 2 terdapat 13 kabupaten/kota dengan tingkat kemiskinan sangat tinggi. cluster 3 dengan 22 kabupaten/kota dengan kemsikinan yang sangat rendah. Dan cluster 4 dengan 22 kabupaten/kota dengan kemsikinan yang sedang
Copyrights © 2025