Air Susu Ibu (ASI) diberikan secara ekslusif kepada bayi tanpa ada tambahan, kecuali obat-obatan. Meskipun ASI memiliki banyak manfaat untuk bayi baru lahir, masih banyak ibu yang menghadapi masalah dalam menyusui, salah satunya adalah kurangnya dukungan dari suami mereka. Peran suami adalah faktor penting dalam mendukung keberhasilan menyusui eksklusif. Adapun tujuan penelitian ini adalah agar dapat mengetahui dampak breastfeeding father dengan persiapan ibu dalam memberikan ASI pada bayi baru lahir. Desain penelitian berupa quasi-eksperimen dengan one group pre-test and post-test. Sampel sejumlah 15 ibu hamil usia kehamilan di atas 37 minggu. Pengambilan sampel dengan purposive sampling. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa rerata persiapan ibu dalam memberikan ASI sebelum penerapan breastfeeding father adalah 54,53 dan setelah penerapan menjadi 78,13. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa rerata sebelum dan sesudah penerapan breastfeeding father adalah 23,6, nilai p = 0,01 (p <0,05). Jadi ada dampak dari breastfeeding father dengan kesiapan ibu memberikan ASI atau untuk persiapan menyusui. Penting untuk mengevaluasi kesiapan menghadapi periode laktasi saat hamil agar pencegahan dapat dilakukan sejak awal periode laktasi.
Copyrights © 2025