Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal
Vol. 4 No. 1 (2024): Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal

Wacana Kolonial, Pascakolonial, dan Ketionghoaan dalam Perempuan Bernama Arjuna 6 dan Boenga Roos dari Tjikembang

Russida, Corvi (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Jan 2025

Abstract

This research aims to reveal colonial and postcolonial discourses by comparing two novels born in different political and historial situations, namelu Boenga Roos dari Tjikembang published in 1927 and Perempuan Bernama Arjuna 6: Sundanologi dalam Fiksi which published in 2017, as well as understanding Chinese-ness of the two authors who are Chinese descent and non Chinese descent respectively. With time span of almost 100 years, there will certainly be many differences in ideas. This research focuses its analysis on the discourse of Chinese-ness as well as colonial and postcolonial discourses in the two novels. There are 1) colonial discourse in the form of mimicry concept is found in the novel Boenga Roos dari Tjikembang 2) Postcolonial discourse in the form of ambivalence is found in the novel Perempuan Bernama Arjuna 6: Sundanologi dalam Fiksi.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

arif

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal ARIF bertujuan menyediakan ruang publikasi bagi peneliti bidang humaniora dalam konteks budaya Indonesia. Publikasi difokuskan pada kajian budaya, sastra, dan kearifan lokal yang meliputi bidang sosial, seni, bahasa, politik, ritual, tradisi lisan, mitos, dan identitas kelolakan Nusantara. ...