Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat partisipasi masyarakat lokal dalam pengelolaan Puthuk Kreweng, mengidentifikasi dampak ekonomi, sosial, budaya, lingkungan dan politik dari pengembangan wisata terhadap kesejahteraan masyarakat yang berlokasi di Desa Mojodelik, kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan teori Suansuri, hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep (CBT) Community Based Toutrism di Wisata Puthuk Kreweng jika dilihat dari kelima aspek yaitu, ekonomi, sosial, budaya, lingkungan dan politik telah diimplementasikan oleh Pokdarwis dan masyarakat setempat . Namun, terdapat beberapa penghambat khususnya dalam aspek ekonomi dan lingkungan seperti kurang luasnya akses usaha pada Wisata Puthuk Kreweng, minimnya promosi wisata dan terjadinya tanah longsor. Hal ini menjadi tantangan bagi Pokdarwis dan masyarakat setempat dalam pengelolaan dan pengembangan wisata.
Copyrights © 2025