Terorisme merupakan ancaman nyata saat ini bagi Indonesia. Pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memberantas kelompok radikal-terorisme dengan kebijakan deradikalisasi. Dalam menerapkan proses deradikalisasi ini, BNPT mengembangkan strategi komunikasi sebagai upaya remedial dan preventif terhadap potensi-potensi radikalisme yaitu dengan menerapkan komunikasi yang efektif. Tujuan dari program ini supaya peserta memahami strategi berkomunikasi yang efektif, dan memiliki keterampilan berkomunikasi yang efektif. Peserta dari program ini yaitu para fasilitator dari Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan Provinsi Sulawesi Tengah, dan staf BNPT yang berjumlah 60 orang. Kegiatan ini dilakukan di Jakarta pada 2024. Pengembangan strategi komunikasi yang efektif ini dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab. Secara keseluruhan kegiatan pengembangan strategi komunikasi yang efektif ini dapat dikatakan berhasil. Adapun manfaat yang diperoleh oleh para peserta yaitu mereka dapat mengetahui dan memahami teknik berkomunikasi yang lebih baik dan diharapkan kualitas tersebut dapat dipakai sebagai poin dalam penilaian kualitas BNPT.
Copyrights © 2024