Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah proses meletakkan bayi baru lahir pada dada atau perut ibu agar bayi secara alami dapat mencari sendiri sumber air susu ibu atau ASI dan mulai menyusu. Bayi akan mendapatkan kekebalan tubuh. IMD bermanfaat bagi ibu karena dapat membantu mempercepat proses pemulihan pasca persalinan. Dalam 1 jam kehidupan pertama bayi dilahirkan ke dunia, bayi dipastikan untuk mendapatkan kesempatan melakukan IMD. Penelitian ini bertujuan mengetahui Hubungan Keberhasilan Inisiasi Menyusui Dini dengan Keberhasilan Pemberian ASI di RSUD Batara Guru Belopa Kabupaten Luwu. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey cross sectional. semua ibu yang melahirkan hari I normal dan SC di RSUD Batara Guru Belopa sebanyak 80 responden.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah nonprobability sampling, Metode analisis data dengan menggunakan metode chi-square dengan tingkat kemaknaan 5%. Hasil penelitian menemukan ada Ada hubungan antara pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dengan keberhasilan pemberian ASI pada bayi di RSUD Batara Guru Belopa Kabupaten Luwu dengan tingkat kemaknaan 0,001. Diharapkan kepada tenaga kesehatan yang melaksanakan kegiatan inisiasi menyusu dini (IMD) agar dapat mengoptimalkan kegiatan tersebut serta melakukannya dengan tepat sehingga dapat mencapai tujuan yang harus dicapai pada pelaksanaannya yaitu keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi.
Copyrights © 2025