Abstrak Penelitian ini menganalisis komunikasi publik Dinas Perikanan Kabupaten Gresik dalam pelaksanaanprogram perlindungan dan pemberdayaan nelayan. Dengan menggunakan teori empat model publicrelations dari Grunig & Hunt, penelitian ini menemukan bahwa komunikasi yang dilakukan menunjukkanmodel komunikasi dua-arah asimetris dan model informasi publik. Model komunikasi dua-arah asimetrisbersifat dua arah tetapi lebih dominan dalam memengaruhi dan mempersuasi nelayan dibandingkandengan hubungan yang seimbang dan setara. Program utama yang dikaji meliputi program pengelolaanpenangkapan ikan dan pemberdayaan nelayan kecil yang dilaksanakan oleh bidang perikanan tangkap.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi publik lebih banyak berorientasi padasosialisasi, Focus Group Discussion (FGD), bimbingan teknis, dan rembug akur nelayan., sementaraketerlibatan nelayan dalam perumusan kebijakan masih terbatas. Oleh karena itu, rekomendasi yangdiajukan mencakup peningkatan efektivitas kelembagaan nelayan, serta adopsi pendekatan komunikasiyang lebih partisipatif untuk meningkatkan efektivitas program perlindungan dan pemberdayaan nelayandi Kabupaten Gresik.
Copyrights © 2025