p-Index From 2021 - 2026
0.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal THE COMMERCIUM
Muhammad Danu Winata
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Komunikasi Publik Dinas Perikanan Kabupaten Gresik dalam Pelaksanaan Peraturan Daerah Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Luluk Latifah; Muhammad Danu Winata
The Commercium Vol. 9 No. 1 (2025): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i1.66058

Abstract

Abstrak Penelitian ini menganalisis komunikasi publik Dinas Perikanan Kabupaten Gresik dalam pelaksanaanprogram perlindungan dan pemberdayaan nelayan. Dengan menggunakan teori empat model publicrelations dari Grunig & Hunt, penelitian ini menemukan bahwa komunikasi yang dilakukan menunjukkanmodel komunikasi dua-arah asimetris dan model informasi publik. Model komunikasi dua-arah asimetrisbersifat dua arah tetapi lebih dominan dalam memengaruhi dan mempersuasi nelayan dibandingkandengan hubungan yang seimbang dan setara. Program utama yang dikaji meliputi program pengelolaanpenangkapan ikan dan pemberdayaan nelayan kecil yang dilaksanakan oleh bidang perikanan tangkap.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi publik lebih banyak berorientasi padasosialisasi, Focus Group Discussion (FGD), bimbingan teknis, dan rembug akur nelayan., sementaraketerlibatan nelayan dalam perumusan kebijakan masih terbatas. Oleh karena itu, rekomendasi yangdiajukan mencakup peningkatan efektivitas kelembagaan nelayan, serta adopsi pendekatan komunikasiyang lebih partisipatif untuk meningkatkan efektivitas program perlindungan dan pemberdayaan nelayandi Kabupaten Gresik.
PENGARUH BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK HIJAB BUTTONSCARVES Nirmalasari, Nidya Cahya Nirmalasari; Muhammad Danu Winata
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.69923

Abstract

Pesatnya pertumbuhan industri hijab di Indonesia mendorong kemunculan berbagai merk, termasuk Buttonscarves sebagai brand premium yang berhasil membangun Brand Image yang kuat melalui Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand Image terhadap Keputusan Pembelian hijab Buttonscarves di kalangan pengikut akun Instagram @buttonscarves. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei dan purposive sampling. Sebanyak 400 responden yang telah membeli produk hijab Buttonscarves mengisi kuesioner. Data dianalisis menggunakan IBM SPSS versi 30 dengan uji validitas, reliabilitas, normalitas, korelasi, regresi linier sederhana, dan uji-t. Hasil menunjukkan Brand Image berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian, dengan nilai R² sebesar 0,843. Artinya, 84,3% Keputusan Pembelian dijelaskan oleh persepsi konsumen terhadap Brand Image. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi Brand Image melalui media sosial dalam memengaruhi perilaku konsumen. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pelaku industri fashion dalam merancang strategi komunikasi merk digital yang efektif untuk menjangkau konsumen Muslimah.
REPRESENTASI KLIENTELISME PADA DINAMIKA PEMILU PRESIDEN 2024 DALAM FILM ESAI “DIRTY VOTE” (ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE) Fathir Rofi Ghaniyu Jayantio; Muhammad Danu Winata
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.72478

Abstract

Pemilu sebagai fondasi demokrasi elektoral Indonesia kerap disusupi praktik klientelisme yang memanfaatkan relasi patron klien serta instrumen negara untuk kepentingan elektoral. Film esai Dirty Vote (2024) karya Dandhy Dwi Laksono menjadi media kritik yang menyoroti praktik manipulatif kekuasaan dalam Pemilu Presiden 2024. Penelitian ini bertujuan mengungkap representasi klientelisme dalam film tersebut melalui pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Dengan menggunakan metode kualitatif interpretatif, analisis difokuskan pada tandatanda visual, verbal, dan simbolik dalam beberapa adegan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dirty Vote merepresentasikan bentuk klientelisme melalui simbol visual seperti pembagian bantuan sosial, mobilisasi kepala desa, dan netralitas semu pejabat publik. Tanda-tanda tersebut membentuk makna ideologis yang menunjukkan bagaimana demokrasi prosedural dibajak oleh relasi kekuasaan yang tidak adil. Film ini berfungsi sebagai teks budaya resistensi yang menantang hegemoni narasi resmi negara, serta menjadi bentuk artikulasi unruly politics melalui media visual. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperluas pemahaman terhadap praktik klientelisme elektoral di Indonesia sekaligus memperkaya kajian komunikasi politik visual.
Strategi Komunikasi Pada Podcast Wika Tv Kabupaten Mojokerto Zahroh Hurri Afwa Amalia; Muhammad Danu Winata
The Commercium Vol. 10 No. 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.72703

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan strategi komunikasi Podcast Wika TV Kabupaten Mojokerto yang dikembangkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai media penyebaran informasi program kerja pemerintah daerah. Fokus penelitian terletak pada implementasi model perencanaan komunikasi Cutlip dan Center, meliputi tahapan penemuan fakta, perencanaan, komunikasi, dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan Podcast Wika TV dipengaruhi penerapan tahapan komunikasi secara sistematis. Penemuan fakta dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan komunikasi masyarakat, yang menjadi dasar perumusan strategi pada tahap perencanaan. Tahap komunikasi dilaksanakan dengan pendekatan humanistik dan pemanfaatan media digital untuk memperluas jangkauan audiens. Evaluasi dilakukan secara reflektif guna mengukur efektivitas pesan dan mengidentifikasi perbaikan. Secara keseluruhan, Podcast Wika TV berperan tidak hanya sebagai saluran informasi, tetapi juga sebagai instrumen strategis membangun hubungan harmonis pemerintah daerah–masyarakat melalui komunikasi publik yang partisipatif, terencana, dan adaptif. Temuan ini berkontribusi secara teoritis bagi pengembangan ilmu komunikasi publik serta memberikan manfaat praktis bagi pengelolaan media digital pemerintah daerah.