Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo
Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy

Asuhan Kebidanan Continuity of Care dengan Letak Sungsang, Oligohidramnion dan Kalsifikasi Plasenta

Astuti, Sri (Unknown)
Risma Aliviani Putri (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Dec 2024

Abstract

The period of pregnancy, childbirth, postpartum, neonates is a physiological condition that may threaten the life of the mother, baby and even cause death. One effort that can be done is to apply a comprehensive midwifery care model that can optimize the detection of high-risk neonatal maternal. The aim of the research was to analyze midwifery care for pregnant women, maternity, postpartum, BBL and family planning. Analytical descriptive observational research method. A case study approach to the implementation of midwifery care includes care for pregnancy, childbirth, newborns, postpartum, and family planning (KB). The sample was a second trimester pregnant woman, gestation age 27-28 weeks, G2P1A0. Research time Mei 2024 – November2024 in the working area of RSIA Asih Balikpapan. The research instrument uses the SOAP documentation method with a varney management mindset. The collection technique uses primary data through    interviews, observation, physical examination, MCH handbook. Research results Mrs. P G2P1A0 gestational age 27-28 weeks with breech position.Based on the results of a comprehensive case study (Continuity Of Care ) on Mrs P from the two trimester of pregnancy, the third pregnancy visitis2Childbirt 1 time,postpartum 4 time period,newborn and neonatus 3 time wereobtained Mrs.P aged 24 years G2 P1 A0 gestational age 39-40 week with the location of the buttocks,ligohidarmnion and Calsifikasi plasenta Chilbirth in Mrs P took place in the hospital,the pospartum period took place normally, at 6 hours postpartum, the mother complained that there was stil very little breast milk then given provided midwifery care Complementer Oxytocin massage, there was no ab normal bleeding,Uterin contractions are good.In newborns,the resuls of antropometric examinations are normal, and Mrs.P decides to use IUD post plasenta contraception.It is hoped that the midwifery care (Contuuinity Of Care ) will always imlement midwifery management, maintain and improve competence in providing care in accordance with midwifery service standars.   Abstrak Masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus merupakan suatu keadaan fisiologis yang kemungkinan mengancam jiwa ibu, bayi bahkan menyebabkan kematian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan menerapkan model asuhan kebidanan komperehensif yang dapat mengoptimalkan deteksi risiko tinggi maternal neonatal. Tujuan penelitian melakukan analisis pelaksanaan asuhan kebidanan ibu hamil, bersalin, nifas, BBL dan KB. Metode penelitian observasional desktiptif analitik. Pendekatan studi kasus pada pelaksanaan asuhan kebidanan meliputi asuhan kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, dan keluarga berecana (KB).Sampel adalah seorang ibu hamil trimester II usia kehamilan 27-28 minggu, G2P1A0 dengan Letak Sungsang,. Waktu penelitian Mei- November 2024 di RSIA Asih Balikpapan. Instrumen penelitian menggunakan metode dokumentasi SOAP dengan pola pikir manajemen varney. Teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder dan data primer melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan buku KIA. Hasil asuhan didapatkan Ny.P Umur 24 tahun G2P1A0 usia kehamilan 27-28 minggu dengan masalah Letak Sungsang Berdasarkan hasil studi kasus secara komprehensif (Continuity Of Care ) pada Ny. P dari kehamilan TM II dilakukan1 kali kunjugan,TM III dilakukan 1 kali kunjungan, persalinan 1 kali kunjungan, nifas 4 kali kunjungan,BBL dan Neonatus 3 kali kunjungandan KB 1 kali kunjungan di dapatkan Ny. P usia 24 tahun G2P1 A0  UK 27-28 minggu dengan kehamilan letak sungsang dan pada TM III UK 39-40 minggu dengan letak sungsang presentasi bokong , Oligohidramnion dan Calcifikasi plasenta,Persalinan pada Ny. P berlangsung di RSIA Asih Balikpapan yang awalnya di rencanakan SC dan akhirnya lahir secara pervaginam, masa nifas berlangsung normal, pada nifas 6 jam ibu mengeluh ASI masih sangat sedikit maka di berikan asuhan kebidanan komplementer yaitu pijat oksitsin, selama nifas tidak ada perdarahan dan kontraksi uterus baik, pada BBL hasil pemeriksaan antropometri normal, dan Ny.P memutuskan untuk mengunakan KB IUD pasca salin.Diharapkan profesi bidan dalam memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan ( Cotiunity Of Care ) selanjutnya selalu menerapkan manajemen kebidanan,mempertahankan dan meningkatkan kompetensi dalam memberikan asuhan sesuai dengan standar pelayanan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

semnasdancfpbidanunw

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo merupakan jurnal prosiding open access, diterbitkan oleh Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Prodi Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi Fakultas Kesehatan, Universitas Ngudi Waluyo, dimana terdiri dari hasil ...